Membaca Politik

26 Mei, Pilgub Jateng sumber: solopos.com

26 Mei, Pilgub Jateng
sumber: solopos.com

Hari ini tanggal 25 Mei 2013 pukul 21.30 WIB. Besok, 26 Mei 2013, Pilihan Gubernur Jateng. Sayangnya, sampai sekarang, saya juga tidak tahu harus memilih yang mana.

Beberapa teman mempromosikan jagoannya, yang lain justru menyerukan golput, abstain, tidak memilih.

Saya merasa, saya memiliki kewajiban untuk memilih. Bukankah ini pembelajaran politik? Pembelajaran demokrasi? Continue reading

Drama Bulai Mei

Judul diatas bukan berarti bulan mei saya dramatis. Judul itu cuma menginformasikan tentang drama (atau dorama) Jepang yang saya tonton bulan mei ini.

Bulan mei ini saya menonton tiga dorama jepang. Gila bukan? Padahal bulan mei masih ada sembilan hari lagi. Drama sebanyak itu saya tonton akibat dua kegalauan saya. Pertama, galau karena UN SD berlangsung tanggal 6 – 8, yang artinya fase pengambilan data harus selesai dengan total 15 SD saja. Kedua, menganalisis data dengan dua teknik uji hipotesis ternyata tidak semudah yang saya kira. Saya melupakan uji asumsi yang harus saya lakukan sebelum menganalisis dengan uji hipotesisnya. Galau dan mabook statistik saya. Continue reading

"Bantal emas" dari negara tropik

Reblogged from Catatan Dahlan Iskan:

Senin, 20 Mei 2013
Manufacturing Hope 78

Durian montong (bantal emas) lagi ditanam secara massal di PTPN VIII Jawa Barat. Saat ini sudah tertanam 250 hektar, dan akhir tahun nanti sudah menjadi 1.500 hektar.

Tiap tahun jumlahnya terus meningkat hingga mencapai 3.000 hektar. Maka tiga tahun lagi tidak perlu impor bantal emas itu. (Montong dalam bahasa Thailand berarti bantal emas).

Read more… 757 more words

betul sekali. terlalu sering terima buah impor sampai lupa bahwa buah tropis kita sebenarnya sangat layak untuk diekspor. Hidup buah tropis!!

Lagi, Tentang Jurnal Predator

Reblogged from I love life, life loves me.:

I

Menilai Makalah Ilmiah secara Etis dan Elegan

Mungkin, tulisan Terry Mart di OPINI KOMPAS, Senin, 13 Mei 2013, h. 7, akan mengakhiri polemik seputar jurnal predator, minimal dalam kepalaku. Kupikir, isi tulisan tersebut, pengetahuan yang beliau sampaikan, justru adalah yang terpenting; pertama, tentang bagaimana menilai sebuah makalah ilmiah. "Cara scholar yang etis dan elegan..." kata beliau.

"Ada empat hal yang harus diperhatikan.

Read more… 596 more words

My Three Best Songs!

Apa yang membuatmu menyukai sebuah lagu? Singer? Genre lagu? atau makna lagunya?

Saya suka lagu-lagu ballad yang mellow. Bukan apa-apa, rasanya lebih adem dan nggak lonjak-lonjak. Ditambah lagi, suara penyanyinya merduu sekali. Sayangnya lirik lagunya sering depressing :’(

Tapi, di tiga lagu ini bukan genre lagunya yang sama. Lirik lagunya dalem, adem, dan menyemangati saya untuk bangkit, bangun, berdiri, dan berlari. Ini dia, my best three lagu penyemangat yang saya sukai.

Insooni ;)

Insooni ;)

1. A Goose Dream by Insooni

Saya dengar lagu ini tak sengaja saat adik saya menonton drama Korea, Dream High. Saya nggak begitu suka dramanya, tapi saya kepincut dengan arti lagunya. Dann, searchinglah saya original singernya. Insooni!

Pertama kali saya dengar sekaligus baca translasi utuhnya. Saya nangis, meskipun nggak bombay :p
Daleemmmm dan Gue banget!

Ini dia translasinya:

I have a dream,
Even if I’m thrown away or ripped to shreds
Deep in my heart
I have a dream as precious as gem

If by chance, without a reason,
Somebody ridicules me behind my back
I should be patient
I would wait just for that day.

As you always worry,
You say that foolish dreams are poisonous.
Just like a book that tells us about the end of the world
There’s the reality that we can’t turn back already

Yes I have a dream.
I believe in that dream
Please watch over me
Standing in front of that cold wall called fate
I can firmly face it

One day I will pass over that wall
And be able to fly
As high as the sky
This heavy thing called life can’t tie me down
At the end of my life, on the other day that I can smile, let’s be together

Yes I have a dream.
I believe in that dream
Please watch over me
Standing in front of that cold wall called fate
I can firmly face it

One day I will pass over that wall
And be able to fly
As high as the sky
This heavy thing called life can’t tie me down
At the end of my life, on the other day that I can smile, let’s be together

Yes I, I have a dream
I believe in that dream.
Please watch over me
Standing in front of that cold wall called fate.
I can firmly face it

One day I will pass over that wall
And be able to fly
As high as the sky
This heavy thing called life can’t tie me down
At the end of my life, on the other day that I can smile, let’s be together

2. Hanabi by Mr. Children

Kazutoshi Sakurai: the singer-songwriter ^^d

Kazutoshi Sakurai: the singer-songwriter ^^d

Lagu ini mengenalkan saya pada Mr. Children. And now, I like most of their song :D Lagu ini adalah OST dari Code Blue. Saya terpukau dengan artinya. Darimana saya tahu? Hampir di setiap drama jepang, subbernya rajin bahkan main OST ataupun insert song diartikan. Dann, jatuh cintalah saya pada artinya. Saya yang merana seperti menemukan ulam. Daisuki desu :)

So, this is it

What value left is there
in this world I live in?
I start thinking its all meaningless
or maybe I’m just tired?

In exchange for something I got
I gave up a number of precious things
but it’s not such a peaceful world
that I can lament each and every one.

What kind of dreams should I envision?
What kind of hopes should I take with me as I go forward?
These seemingly impossible to answer questions
Get buried in my day to day life.

If you were here I wonder what you would say?
you’d probably say I was being “gloomy” and have a laugh.
I just wish i could see your gentle smile to blow away my melancholy.

even if it’s a light like fireworks
that can never be caught
one more time, one more time,
one more time, one more time
I want to reach out for it.

We all carry sadness with us
but we hope for a better tomorrow
I wonder to what extent we can love a world
gripped by fear, thrown into unrest?

I get choked up on the words ’cause I think too much
I hate how clumsy I am
Yet oddly enough, I hate more how skillfully I can pretend.

Whether we spend the years laughing or crying
time passes the same for all
the future is calling to us
are you, now, hearing it too?

Even though we knew from the start
that we’d eventually have to say goodbye
one more time, one more time,
one more time, one more time
and as many times as I can I hope to see you again.

I never imagined that simply meeting you
could make the world seem so beautiful
would you laugh at me for being simple minded?
I want to say “thank you” to you from my heart.

I wish my heart flowed fast and smooth like water
so that it would not settle in one place.

For all those times when I need to see you
for those times when I’ll miss you so
one more time, one more time,
one more time, one more time
I want to burn your memory deep in me.

We all have our problems
but we hope for a better tomorrow
I wonder to what extent we can love a world
gripped by fear, thrown into unrest?
one more time, one more time,
one more time, one more time…

Brothers: natsukashi~

Brothers: natsukashi~

3. Satu Perjuangan by Brothers

The last one, nasyid kesukaan saya. Baru saja ba’da  isya tadi saya menyanyikan lagu ini ;)
Lagu ini saya kenal saat kelas dua SMA dan sejak saat itu menjadi nasyid kesukaan saya setelah Sekeping Heningnya The Zikr dan Adakah Quran didalam Hatimunya Snada.

Bukan cuma tentang bangkit dari lumpur yang penat, melainkan juga menyemangari bahwa semua yang kita lakukan ini kembali ke Allah. Jadi, bukan dunia yang kita inginkan, cuma ridho Allah yang kita nantikan. Mari bersama berjuang membangun umat ini :*

Karena Brother itu grup nasyid asal Malay, maka ini dia liriknya..

Syukur Pada Yang Esa
Rahmat PemberianNya
Persaudaraan, Keharmonian

Jalinkan Kasih Sayang
Hulurkanlah Bantuan
Kepada Yang Memerlukannya

Mari Kita Bina Satu Ummah Majujaya
Mula Diri, Keluarga, Sahabat
Masyarakat Dan Negara

Dengan Satu Perjuangan
Satu Arah Tujuan
Di Bawah Rahmat Yang Esa

Kita Melangkah Seiringan
Satu Perjuangan

Rintangan Pasti Melanda
Jangan Undur Walau Selangkah
Teruskan Perjuangan
Hingga Ke Akhirnya
Andai Kau Gugur
Andai Kau Syahid
Kau DiredhaiNya

Saya paling suka bait terakhir lagu ini. Menyemangati, menggairahkan!

Enjoy the song and get on fire! Isshouni gambarimashou!!

Ibu Saya Bukan Kartini!

Hari ini hari Bumi, bukan hari Kartini. Oke, tapi saya sedang ingin menulis tentang Ibu saya yang jelas hidup di Bumi dan bukanlah Kartini. Ibu saya adalah ibu saya, that’s it.

Saya bukan anak yang lovely. Nurut, manut, rajin belajar, ataupun suka menabung. Saya anak yang ngeyelan, ‘warok’ kata Bapak saya, dan paling suka njawab kalau dimarahin. Jika Ibu saya menegur atau menyuruh saya sesuatu hal, jangan pernah mengharapkan saya langsung sami’na wa atho’na. Ngeyel adalah hal pertama yang saya lakukan. Saya mengakui bahwa saya itu njengkelin, tapi untung saja Ibu saya tidak kapok punya anak macam saya :3

Perempuan di Keluarga Saya

Perempuan di Keluarga Saya ;)

Ibu saya bukan macam Sri Mulyani yang sekolahnya tinggi sekali dan menjadi wanita karier. Ibu saya juga bukan Ustz. Yoyoh Yusroh yang TOP dalam mendidik anak. Ibu saya ibu-ibu biasa. Oke, Ibu saya memang sarjana, suka belajar, buku di rumah banyak yang isinya cara mendidik anak, menjadi istri sholehah, tuntunan menghafal atau berdoa, dan pastinya buku resep. Ibu saya suka sekali membaca dan sukses diwariskan pada setiap anaknya. Alih-alih menyapu rumah, saya lebih sering jongkok sambil membaca buku dan memegang sapu. Kacauu :D

Ibu saya bukan orang yang hebat. Tapi saya menyayanginya. Jarang-jarang saya menulis macam ini karena saya lebih sering adu mulut dengan Ibu atau cemberut karena ditegur Ibu.

Kalau saya stres ngerjain skripsi, saya lari menonton film. Kata Ibu saya, “Kalau stres itu shalat sunnah terus baca Quran, li”. Duh, Ibu saya memang malaikat :p Kalau saya lagi males dan futur tingkat parah, di sela shalatnya, Ibu menangis. Ibu selalu menangis kalau saya malas mengaji, tidak shalat tepat waktu. Bukan saat saya ditolak masuk SMA ataupun nilai saya anjlok.

Ibu saya itu benar-benar Ibu biasa. Kadang kalau ada drama korea yang nongol di TV, Ibu bisa mematung, serius nonton dan kadang jengkel dengan antagonis yang muncul. Kalau ibu-ibu super akan bangun sepanjang malam saat anaknya sakit, Ibu saya tetap tidur dengan pulas. Toh, saya dan adik memang selalu pulas tidurnya meskipun sakit ;)

Rasanya ‘janur gunung’ sekali saya nulis macam ini (janur gunung = kadingaren = hal yang tidak biasa dilakukan). Menulis tentang Ibu. Aduhh, saya jadi malu >\\\<

Ibu saya ibu yang biasa. Kadang malas memasak dan menyuruh saya masak. Kadang cucian menumpuk. Kadang belum sempet nyapu atau menyetrika. Tapi untunglah, Ibu tak pernah menyesal memiliki saya sebagai anaknya. Untunglah Ibu tak pernah kikir meskipun masih punya tanggungan di pegadaian. Untunglah Ibu tidak pernah memukul senjengkelin apapun saya. Untunglah Ibu selalu dipenuhi doa dan senyum.

Ibu saya itu hebat! Beliau adalah pelopor pemakai jilbab di tahun 1980an akhir. Meskipun didiamkan oleh Nenek saya. Meskipun diminta membuka jilbab oleh kampusnya.

Ibu saya itu hebat. Terus semangat belajar meskipun usianya sudah 50th. Selalu ingin menjadi hafizah, meskipun delapan anaknya ngintil dibelakangnya.

Ibu saya itu hebat. Meskipun saya belum juga lulus di semester tua ini, Ibu hanya tersenyum dan bertanya apa yang bisa dibantu. Semalaman Ibu ikut begadang dengan saya menyusun ratusan skala penelitian saya.

Ibu saya ibu biasa tapi beliau hebat. Ibu saya tetap hebat meskipun dietnya tak juga berhasil. Ibu saya tetap hebat meskipun sering sekali eksperimen resep kue barunya cukup sering aneh. Hebat dengan segala hal yang biasa di dalamnya.

Finally, biarkan saya mencontek kalimat Faiz pada Bundanya,

Ibu, sungguh aku mencintaimu seperti aku mencintai surga :*

“Sirotol Mustaqim” untuk tiga juta ton gula

Reblogged from Catatan Dahlan Iskan:

Manufacturing Hope 74

Sudah pasti kita tidak akan bisa swasembada daging di tahun 2014. Persoalan masih begitu banyak. Bahkan roadmap menuju sana pun ternyata salah. Baiknya kita susun roadmap yang baru yang lebih realistis, tidak ABS dan tidak asbun.

Bagaimana dengan gula? Idem dito. Tidak mungkinlah tahun depan swasembada gula. Tidak ada tanda-tanda sirotol mustaqim menuju ke sana. Saya belum pernah tahu adakah roadmap itu.

Read more… 687 more words

hahaha.. penutupnya kocak :D Shirotol Mustaqim memang harus diupayakan, dari SDMnya..