From Canyon to Beach

Post ini ditulis karena keinginan yang kuat untuk jalan-jalan ke alam yang menggebu-gebu di dalam hati. Walaupun di masa PSBB ini masih memungkinkan curi-curi kesempatan untuk berenang di kolam renang, main air di alam itu punya sensasi yang berbeda.

The Canyon

Jalan-jalan ini adalah memori satu tahun yang lalu dan merupakan perjalanan perdana klub backpacker kami. Tujuan perjalanan 2 malam 1 hari kami adalah Pangandaran. Green Canyon Pangandaran, Pantai Batu Hiu, dan Pantai Pangandaran. Ketiga destinasi tersebut kami kunjungi dalam satu hari penuh sementara kami habiskan 2 malam diantaranya dalam kereta. Menyengaja menggunakan malam dan kereta untuk mengirit biaya akomodasi 😀

Continue reading

Aku Menyukai Hujan Malam Hari

Aku menyukai hujan malam hari,

yang deras, yang lebat,
yang mengguyur atap rumah,
yang suara rintiknya menjadi nina bobo malam nan merdu,
yang meniupkan udara sejuk dari kisi-kisi jendela,
yang membuatku bergelung dalam selimut berbulu,
yang mendekapku dalam malam yang lelap,
yang memberi harapan akan pagi yang cerah,

Selamat malam 💤💤

Benarkah (Saya) Ingin Masuk Surga?

Setiap kita adalah Ibrahim. Setiap kita adalah “Ibrahim” dan setiap Ibrahim punya “Ismail”.

Ismailmu mungkin hartamu, mungkin jabatanmu, mungkin gelarmu, mungkin egomu. Islamil adalah sesuatu yang kau sayangi dan kau pertahankan di dunia ini.

Ibrahim tidak diperintahkan Allah untuk membunuh Ismail. Ibrahim hanya diminta Allah untuk membunuh rasa kepemilikan terhadap Ismail.

Anonim.

Kata-kata di atas adalah kata mutiara yang ramai dibagikan saat Idul Adha kemarin. Tahun 1441H adalah tahun pertama saya berqurban dan ternyata sangat lah mudah. Hal yang saya butuhkan hanyalah kemauan. Sungguh pengorbanan yang hanya seujung kuku dibandingkan pengorbanan Ibrahim AS.

Ramadhan, Idul Fitri, Idul Adha, dan Muharram ini membuat saya merenung banyak hal. Mungkin karena semua hari besar tersebut dirayakan dalam senyap dan penuh kekhusyuan. Mungkin juga karena Covid-19 membuat saya mempertanyakan diri dan masa depan saya dengan lebih dalam.

Continue reading

Touring (+Hiking)!

Perayaan kemerdekaan RI tahun ini saya lakukan dengan cara yang berbeda. Jika biasanya saya melakukan upacara 17an bersama siswa, dikarenakan Covid-19 dan purna tugas saya dari sekolah, tahun ini saya merayakan dengan menantang diri dengan hal baru.

Sebenarnya jalan-jalan ini disertai guilty feeling akibat tidak pernah pergi kemana pun kecuali pasar dan tempat-tempat untuk urusan penting. Holing up around 5 months cukup membuat paranoia pergi kemana-mana. Tapii, ternyata saya bandel 🙈.

Jalur Mendaki
Continue reading

Sekolah dari Rumah

Artikel dari tirto.id yang rilis pagi ini memancing saya untuk curhat tipis-tipis. Satu semester ini (mulai Maret hingga Juli), saya mengalami PJJ (Pembelajaran Jarak Jauh) sehingga semua proses perkuliahan dilakukan secara online, baik via Zoom atau Google Meet. Secara teknis, tampaknya tidak bermasalah bagi mahasiswa yang sudah akrab dengan teknologi. Akan tetapi, tetap saja ada proses adaptasi yang perlu dilalui seperti internet yang kurang stabil, biaya kuota yang melonjak, gaptek menggunakan aplikasi baru, hingga kelelahan karena seharian berinteraksi dengan laptop.

Kuliah online yang nampaknya cukup familiar bagi mahasiswa (baik sarjana maupun pascasarjana) ternyata punya tantangan sendiri. Apalagi jika konsep belajar yang sama diaplikasikan untuk siswa sekolah menengah, sekolah dasar, bahkan taman kanak-kanak.

Continue reading