not bad occasion. let’s try! 😀

dyla2012

Sebagai institusi keuangan yang berkomitmen untuk “peduli dan membantu jutaan orang untuk sejahtera”, Danamon memberi kesempatan kepada generasi muda Indonesia untuk menikmati proses pembelajaran kepemimpinan di Danamon, yang terbukti telah sukses menyumbangkan pemimpin-pemimpin yang andal bagi dunia perbankan Indonesia. Setiap tahun Danamon menyelenggarakan program pembelajaran sekaligus kompetisi kepemimpinan yang dinamai Danamon Young Leaders Award (DYLA). Di ajang ini para mahasiswa yang memenuhi kualifikasi dikumpulkan di kampus Danamon Corporate University, Ciawi, selama 4 hari untuk bersama-sama menyadari dan menggali kekuatan mereka yang unik, yang dapat digunakan sebagai pijakan untuk kesuksesan mereka di kemudian hari. Proses pembelajaran ini dirangkai dengan sebuah kompetisi yang menarik, menyenangkan, namun berbobot, di mana para peserta dapat mengaktualisasikan kekuatan unik mereka di dalam konteks pengerjaan sebuah projek kreatif yang sederhana.

View original post 625 more words

Advertisements

Hambatan adalah untuk diatasi, bukan untuk dikeluhkan. Halangan adalah untuk diloncati, bukan untuk diratapi. Rintangan adalah untuk diberantas, bukan untuk ditakuti.

Saya juga anak muda. Jadi, percayalah :DD

Catatan Dahlan Iskan

Senin, 26 November 2012
Manufacturing Hope 53

Malam Minggu kemarin bukan malam untuk hura-hura bagi direksi Pertamina. Malam itu mereka berkumpul di suatu tempat untuk menandai dimulainya pekerjaan besar yang rumit: menaikkan produksi minyak 200.000 barel per hari dalam waktu dua tahun!

Tekad itu seperti mengada-ada. Seperti menggantang asap. Tapi, Dirut Pertamina Karen Agustiawan, Direktur Hulu Muhamad Husen, Komisaris Utama Sugiharto, Komisaris Luluk Sumiarso, Dirut Pertamina EP Syamsu Alam, dan hampir 200 generasi muda Pertamina sudah membulatkan satu tekad: kerja keras mewujudkannya.

Mereka sudah bertekad untuk membuat Pertamina menjadi perusahaan kelas regional dalam waktu dua tahun! Mereka pun beramai-ramai membubuhkan tanda tangan di panggung dan berkomitmen untuk melaksanakannya.

Sebagai pelaksana di lapangan, direksi Pertamina membentuk apa yang mereka sebut “Brigade 200K” dan “Brigade 100K”. Brigade ini sepenuhnya terdiri atas anak muda Pertamina yang umurnya paling tua 29 tahun! Bahkan, ada di antaranya yang umurnya baru 25 tahun. Tujuh orang…

View original post 882 more words

Indonesia BISA!!
Hanya saja, apa yang bisa bantu? Apakah memang hanya bisa bantu do’a 😥

Catatan Dahlan Iskan

Senin, 12 November 2012
Manufacturing Hope 51

Program menanam sorgum itu, rasanya, seperti baru diputuskan “kemarin”. Makanya, seperti tiba-tiba ketika Sabtu lalu saya sudah diminta untuk melakukan panen pertama.

Waktu begitu cepat berlalu. Pantaslah orang yang tidak biasa kerja cepat begitu mudah digilas waktu.

Memang, seperti dikatakan Direktur Utama PTPN XII Singgih Irwan Basri, anak buahnya langsung action dua hari setelah keputusan. Mereka pilih lahan 7,5 ha di Banyuwangi. Lahan yang marginal. Lahan yang tidak bisa ditanami padi. Lima jenis benih sorgum pun segera ditanam di situ.

Inilah uji coba untuk menentukan sorgum jenis apa yang paling cocok untuk iklim dan tanah di Indonesia. Hasilnya akan menentukan jenis mana yang akan ditanam secara besar-besaran mulai Februari nanti.

Mengapa sorgum?

Sorgumlah yang akan bisa mengurangi impor gandum kita yang mencapai 7 juta ton per tahun itu. Kita ini tidak bisa menanam gandum di Indonesia. Iklim kita yang dua musim tidak…

View original post 871 more words

*Menitik air mata saya :’)

Catatan Dahlan Iskan

Kamis, 23 Agustus 2012
Makkah-Aqsa-Baghdad (2)‬‬

’’Dari Indonesia,’’ jawab saya.‬‬
’’Muslim?’’ tanya tentara Israel bersenjata itu.
’’Yes,’’ jawab saya.‬‬

Kami pun bisa dengan mudah melewati gerbang tua dengan tembok yang tebal dan kukuh itu. Gerbang yang dijaga tentara Israel bersenjata. Itulah gerbang masuk ke kawasan yang luasnya sekitar 10 lapangan sepak bola. Yang di dalamnya terdapat taman dan pepohonan.‬‬

Di tengah taman itu terdapat masjid besar berkubah kuning. Itulah Masjid Kubah Batu. Tidak jauh dari situ, terlihat satu masjid besar lagi: itulah Masjid Al Aqsa.‬‬ Tembok yang mengelilingi kawasan itu terlihat tinggi, tebal, dan terkesan sangat kuno. Dari luar, tembok tersebut tidak terlihat karena tertutup perkampungan yang padat, yang sampai menempel ke tembok.

Dari arah Kota Jerusalem, untuk mencapai gerbang itu, harus jalan kaki melewati gang-gang kecil yang sambung-menyambung. Juga naik turun dan berliku-liku.‬‬ Itulah perkampungan yang hampir 100 persen penduduknya merupakan warga Palestina.‬‬ ‪‪Tukang cukur, penjual makanan dan mainan…

View original post 960 more words

Catatan Dahlan Iskan

Senin, 13 Agustus 2012
Manufacturing Hope 39

Sakit hati, ada kalanya sangat penting. Banyak orang sukses bermula karena sakit hati: kepada saudara, tetangga, teman, mantan pacar, mantan kongsi, atau kepada pesaing yang pernah mengalahkannya.

Sakit hati kadang juga menyangkut harga diri. Banyak orang sukses bukan karena ingin kaya, tapi karena tidak ingin harga dirinya diremehkan. Mereka ini golongan yang, setelah sukses, tidak kelihatan menikmati kekayaannya untuk kemewahan hidupnya.

Sakit hati juga biasa datang dari orang pandai yang merasa kepandaiannya tidak dimanfaatkan. Bisa juga datang dari orang yang merasa terjajah, yang kemudian ingin mengalahkan bekas penjajahnya.

Bisakah sakit hati dilakukan secara berjamaah? Oleh satu kelompok? Agar kelompok itu sukses secara bersama-sama? Bisakah sakit hati dilakukan secara nasional? Sehingga bangsa itu secara keseluruhan bisa sukses?

Sebagai orang yang pernah sakit hati, saya mencoba mengumpulkan banyak orang yang sudah lama sakit hati. Yakni para engineer yang selama ini bekerja di perusahaan-perusahaan BUMN. Mereka…

View original post 896 more words

Selamat Kembali ke Fitrah

Hari ini sebelas syawal. Dua hari sudah saya di rumah setelah melalang buana bersilaturahim. Bagaimana dengan dirimu?

Sebelum terlewat dan sebelum terlupa,

Minal aidzin wal faidzin. Mohon maaf lahir dan batin

Semoga apa yang ada di dada, di hati, di akal, hingga di unconsiousness tentang keburukan, praduga, kekhawatiran yang tak berdasar bisa kembali ke fitrahnya. Kembali suci dan baik.

Selamat mengukir kebaikan-kebaikan indah lainnya.

Lastly, mari bekerja lebih keras menyelesaikan skripsi! Tahun ini lulus, AMIIIN!